The Official Sahabuddin L. Husain's Page

Archive for January, 2013

HRC Pamerkan Livery Baru Untuk Musim 2013

Sebelum Dani Pedrosa dan Marc Marquez muncul dengan tunggangan mereka yang memiliki design livery baru, HRC Executive Vice President Shuhei Nakamoto menjelaskan bahwa tidak ada design ulang yang radikal pada motor mereka musim ini, tetapi terus-menerus melakukan evolusi dari musim lalu. Dengan penambahan bobot motor sebanyak 3 kg Nakamoto yakin team memiliki waktu yang banyak untuk menyiapkan mesin untuk musim ini, perbedaan yang sangat mendasar adalah penambahan sedikit power serta efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Namun sasis motor masih sama dengan model yang pernah digunakan di Laguna Seca oleh Pedrosa musim lalu.

dani pedrosa dan marc marquez

Di event ini terlihat banyak orang-orang yang familiar dengan paddock MotoGP seperti CEO Dorna Carmelo Ezpeleta, Alberto Puig dan Emilio Alzamora yang menjadi saksi hadirnya livery baru pada HRC musim ini, Livery pada motor Honda musim agak berbeda dengan ciri khas livery Repsol yang telah digunakan bertahun-tahun. Dengan tambahan warna merah dan putih yang lebih banyak. Namun Pedrosa merasa dengan livery baru ini, Repsol Honda terlihat semakin segar.

New Livery Repsol Honda Team

Sedikit perubahan dalam struktur manajemen tim juga telah terjadi, dengan Dede Suppo telah diumumkan sebagai Team Principal yang baru.

Tags: , , ,

Sic 58 Squadra Corse: Tim Balab Untuk Menghormati Nama Simoncelli

Pada Sabtu malam (19/01/2013) untuk tahun kedua secara berturut-turut diadakannya Buon Compleanno Sic (happy birthday), event untuk mengenang mendiang Marco Simoncelli yang berulang tahun ke 26 pada 20 Januari 2013.

BuonCompleanno Sic 2013

Acara yang disponsori oleh Marco Simoncelli Foundation dan diselenggarakan di Rimini 105 Stadium ini bertujuan menggalang dana untuk membantu Marco Simoncelli Foundation melaksanakan proyek-proyek amal mereka. Hampir 5000 orang hadir dalam acara ini termasuk rekan Marco Simoncelli seperti Matia Pasini dan Valentino Rossi.

Paolo Simoncelli, Mattia Casadei dan Kevin Sabatucci

(Dari kiri ke kanan) Paolo Simoncelli, Mattia Casadei dan Kevin Sabatucci

Buon Compleanno Sic 2013

Kevin Sabatucci di acara Buon Compleanno Sic 2013

Pada acara ini juga diluncurkan “Sic 58 Squadra Corse” tim balab yang diperkuat oleh dua pebalab muda berbakat Kevin Sabatucci dan Mattia Casadei yang akan berlaga di kejuaraan Italia PreGP (untuk usia 13 sampai 16 tahun). Tim ini menggunakan Honda dengan San Carlo sebagai sponsor dan Fausto Gresini menyediakan dukungan teknis mereka. Dan lebih penting, Paolo Simoncelli adalah manajer tim ini.

Mattia Casadei

Mattia Casadei di atas San Carlo Honda saat acara Buon Compleanno Sic 2013

Ide awal membentuk sebuah tim balap untuk menghormati nama Simoncelli datang dari Mantan crew chief Marco Simoncelli di MotoGP, Aligi Deganello (sekarang dengan Aprilia di WSBK) dan Aldo Drudi. Kedua orang ini yakin bahwa Paolo Simoncelli benar-benar bisa membantu pembentukan pebalab muda berbakat.

Tags: , , , , ,

Cara Kerja Quick Count (Hitung Cepat)

Quick CountHampir setiap pemilihan umum kepada daerah di Indonesia akan dilakukan Quick Count (Hitung Cepat) oleh lembaga survei. Dalam waktu kurang dari 3 jam hasil pemilihan sudah dapat diprediksi.

Quick count menggunakan prinsip dasar statistik dengan mengambil beberapa sampel secara acak dari TPS berdasarkan pertimbangan jumlah penduduk, jumlah pemilih terbaru, penyebaran pemilih seperti tersebar dalam berapa kelurahan, dan sebagainya.

Setiap TPS yang telah dipilih sebagai tempat untuk mengambil data disiapkan relawan yang bertugas mengambil sampel data kemudian mengirimkan data tersebut ke sistem data (biasanya data dikirim melalui SMS).

Data yang masuk ke sistem data (pusat data) kemudian dikelola dengan menerapkan ilmu statistik. Dari olahan data inilah lembaga survei bisa menghitung secara cepat siapa pemenang pemilu.

Jika kita lihat dari cara kerja Quick Count, kita dapat mengartikan bahwa hasil perhitungan Quick Count bukanlah hasil perhitungan dari seluruh TPS yang melakukan pemungutan suara, melainkan dengan menggunakan prinsip ilmu statistika.

Jadi, lembaga survei yang menyelenggarakan Quick Count ini hanya mengambil sampel dari sekian banyak TPS yang ada dan diambil dari TPS yang memiliki jumlah populasi yang banyak dan berbagi pertimbangan lainnya.

Walaupun hasil Quick Count ini tidak pernah tepat dan pasti, tetapi hasil dari Quick Count (yang diselenggarakan oleh lembaga survei yang capable dan jujur) tidak pernah meleset dari siapa yang memenangkan dari pemilihan umum tersebut.

Hasil Quick Count Meleset

Pada Pilkada Jawa Timur tahun 2008 tiga lembaga survei yaitu: Lembaga Survey Indonesia, Lingkaran Survey Indonesia dan Lembaga Survey Nasional memprediksikan pasangan Cagub-Cawagub Khofifah – Mudjiono (KAJI) unggul kurang dari 2 persen dari pasangan Cagub-Cawagub Sukarwo – Saifullah Yusuf (Karsa).

Kecilnya selisih yakni kurang dari 2 persen telah membuat ketiga lembaga survey ini tidak berani memastikan pemenang Pilkada. Pasalnya selisih yang terjadi masih dalam batas margin error (dalam batas kesalahan).

Penghitungan manual KPUD Jawa Timur disebuah hotel berbintang menunjukkan kesalahan tersebut. Dari penghitungan diketahui pasangan Sukarwo – Saifullah Yusuf unggul dengan selisih yang juga tipis, yakni hanya 0,4 persen. Karsa meraih 50,20 persen dan Kaji meraih 49,80 persen.

Tags: , , , ,